Kasus Covid-19 Indonesia: Tambah 2.577, Papua Catat Kesembuhan Tertinggi

  • Whatsapp
Jumlah terpapar, penanganan, dan penyebaran Covid-19 di Indonesia pada 13 September 2021. (@BNPB_Indonesia)

GoEkspos.com – Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 pada Senin (13 September 2021), kembali merilis perkembangan dalam 24 jam terakhir pandemi yang disebabkan infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air.

Satgas Penanganan Covid-19, melalui data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), melaporkan bahwa kasus baru positif Covid-19 untuk hari ini ada penambahan sebanyak 2.577 orang. Tambahan itu membuat kasus positif di Indonesia sejak kali pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu menjadi 4.170.088 orang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data tersebut, penambahan kasus baru terbanyak harian berasal dari Jawa Tengah dengan 353 orang, Jawa Timur dengan 318 orang, Jawa Barat dengan 210 orang, DKI Jakarta dengan 187 orang, Aceh dengan 133 orang, Sumatra Utara dengan 128 orangh, Bali dengan 122 orang, dan Kalimantan Timur dengan 92 orang.

Kabar gembira juga disampaikan Satgas Penanganan Covid-9 dengan bertambahnya kasus pasien sembuh dari virus ini sebanyak 12.474 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien positif yang berhasil sembuh dari virus mematikan itu sudah mencapai 3.931.227 orang.

Provinsi dengan jumlah pasien sembuh terbanyak berada di wilayah Papua dengan jumlah 2.914 orang. Diikuti Jawa Tengah sebesar 2.026 ortang, Jawa Barat sebanyak 705 orang, Jawa Timur sebesar 682 orang, hingga Sumatera Utara dengan jumlah 647 orang.

Sementara kabar duka masih menyelimuti penanganan Covid-19 di Indonesia dengan meninggalnya sebanyak 276 orang pasien positif yang terdapat di sebagian provinsi yang ada. Tambahan itu membuat jumlah pasien positif yang meninggal berjumlah 139.165 orang.

Kasus kematian terbanyak akibat virus corona ini terjadi di Jawa Timur dengan jumlah 37 orang. Jawa Tengah menyusul di belakangnya dengan total kematian 35 orang, Papua sebanyak 25 orang, Sumatera Utara dengan 23 orang, Bali dan Kalimantan Tengah yang sama-sama mencatatkan 15 orang meninggal dunia. Kalimantan Timur, DI Yogyakarta, dan Lampung sama-sama mencatatkan 13 oran kasus kematian.

Namun yang mengejutkan adalah menggenai kasus aktif yang berada di angka 99.696 orang, setelah ada penurunan sebanyak 10.173 orang dibanding hari kemarin. Sementara jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini berjumlah 177.234 unit, dan total suspek Covid-19 mencapai 286.170 kasus.

Sampai saat ini, pemerintah terus menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Indonesia. Tercatat, ada penambahan 544.368 orang menerima vaksin dosis pertama. Dengan demikian, jumlah penerima vaksin Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 73.310.563 orang.

Selain itu, dalam laporan satgas juga tercatat, 370.105 orang sudah menerima vaksin kedua sampai Senin ini. Tambahan itu membuat jumlah orang yang sudah menerima dua dosis vaksin mencapai 42.104.839 orang. Jumlah orang yang menerima vaksinasi tahap ketiga hari ini bertambah 5.544 orang, sehingga total mencapai 784.374 orang. Target vaksinasi di Indonesia yakni 208.265.720 orang.

PPKM Diperpanjang Lagi?
Hari ini, pemerintah akan memutuskan nasib PPKM akan diperpanjang berdasarkan level di wilayah Jawa-Bali ataupun di luar daerah. Sebelumnya, pemerintah sudah menetapkan PPKM Jawa-Bali diperpanjang hingga 13 September 2021, sementara itu di luar Jawa-Bali PPKM diperpanjang sepekan setelahnya.

Dalam laporan terkini situasi Covid-19 di Indonesia per 8 September 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai satu-satunya provinsi di Indonesia dengan laju penularan Covid-19 yang sangat tinggi (CT4).

Laju penularan itu dihitung per 100 ribu penduduk. Insiden kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Utara mencapai 206,9 per 100 ribu penduduk. WHO menyebut angka itu bertahan dari 30 Agustus sampai 5 September 2021, yang tertinggi selama 14 hari terakhir.

Sementara itu, merujuk data Satgas Penanganan Covid-19 sepanjang Juli-September 2021, tren penambahan kasus positif virus corona perlahan menurun memasuki Agustus hingga awal September 2021. Pemerintah mengatakan masalah kesehatan mental dapat menjadi gelombang keempat pandemi Covid-19 jika tak diatasi secara global.

Presiden Joko Widodo meyakini pada akhir 2021 nanti akan ada lebih dari 70 persen warga disuntik imunisasi virus corona. Ia mengklaim setiap hari semakin banyak masyarakat yang menerima vaksin sembari meminta perluasan pelaksanaan vaksinasi agar seluruh masyarakat terlindungi.

“Semakin banyak yang sudah divaksinasi di seluruh Tanah Air Indonesia sehingga di akhir tahun nanti lebih dari 70 persen masyarakat sudah divaksinasi,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Bantul, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden. (goe)

Laporan media harian Covid-19 di Indonesia pada tanggal 13 September 2021. (@BNPB_Indonesia)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *